Tugas Portofolio Ke-8
Teori dan Strategi Pembelajaran Vokasi
Judul Portofolio : Pengembangan Bahan Ajar
Nama Mahasiswa : Muhamad Tito Purnomo(2308049032)
Apa Itu Bahan Ajar?
Perangkat ajar berupa materi pembelajaran untuk membahas satu pokok bahasan, dapat berupa cetak (artikel, komik, infografis) maupun noncetak (audio dan video). Bahan ajar dirancang untuk menjadi alat bantu dalam pembelajaran terkait topik atau materi tertentu.(kemdikbud.go)
Menurut Widodo dan jasmadi dalam lestari (2013)Bahan ajar adalah separangkat atau alat pembelajaran yang berisikan materi pembelajaran, metode pembelajaran, metode, batasan-batasan, dan cara mengevaluasi yang didesain secara sistematis dan menarik dalam rangka mencapai tujuan yang diharapkan yaitu mencapai kompetensi atau subkompetensi dengan segala kompleksitasnya
A. Tujuan Penyusunan Bahan Ajar
Menurut Prastowo (2011), untuk tujuan pembuatan bahan ajar, setidaknya ada empat hal pokok yang melingkupinya yaitu:
- Membantu peserta didik dalam melengkapi sesuatu
- Menyediakan berbagai pilihan bahan ajar, sehingga mencegah timbulnya rasa bosan pada peserta didik
- Memudahkan peserta didik dalam melaksanakan pembelajaran
- Agar kegiatan pembelajaran menjadi lebih menarik
B. Manfaat Penyusunan Bahan Ajar Bagi Guru dan Siswa
Berikut manfaat dari penyusunan bahan ajar bagi guru dan siswa menurut Aisyah, S., Noviyanti, E., & Triyanto, T. (2020):
Manfaat bagi guru :
- Memperoleh bahan ajar yang sesuai dengan tuntutan kurikulum dan sesuai dengan kebutuhan belajar siswa
- Tidak bergantung pada buku teks yang terkadang sulit didapat
- Memperkaya wawasan karena dikembangkan dengan menggunakan berbagai referensi
- Menambah khasanah pengetahuan dan pengalaman guru dalam menyusun bahan ajar
- Membangun komunikasi pembelajaran yang efektif antara guru dan peserta didik, karena peserta didik akan merasa lebih percaya kepada gurunya maupun kepada dirinya.
Kemudian bagi siswa:
- Kegiatan pembelajaran menjadi lebih menarik
- Kesempatan untuk belajar secara mandiri dan mengurangi ketergantungan terhadap kehadiran guru
- Mendapatkan kemudahan dalam mempelajari setiap kompetensi yang harus dikuasainya.
C. Fungsi Bahan Ajar
Berdasarkan strategi pembelajaran yang digunakan, bahwa fungsi bahan ajar dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu:
a. Fungsi bahan ajar dalam pembelajaran klasikal, antara lain: sebagai satu-satunya sumber informasi dan pengawas, sebagai pengendali proses pembelajaran dan sebagai bahan pendukung proses pembelajaran yang diselenggarakan.
b. Fungsi bahan ajar dalam pembelajaran individual, antara lain: sebagai media utama dalam proses pembelajaran, sebagai penunjang media pembelajaran individual lainnya serta sebagai alat untuk menyusun dan mengawasi proses peserta didik dalam memperoleh informasi.
c. Fungsi bahan ajar dalam pembelajaran kelompok, yaitu sebagai bahan yang terintegrasi dengan proses belajar kelompok, dengan cara memberikan informasi tentang informasi tentang peran orang-orang yang terlibat dalam belajar kelompok, latar belakang materi, serta petunjuk tentang proses pembelajaran kelompoknya sendiri.
D. Prinsip Penyusunan Bahan Ajar
Pengembangan bahan ajar harus didasarkan pada prinsip-prinsip tertentu agar tujuan di atas dapat diwujudkan. Menurut Ahmadi dan Abu, (2010) prinsip-prinsip dalam pemilihan dan pengembangan bahan ajar meliputi:
1. Prinsip relevansi
Prinsip relevansi artinya materi pembelajaran yang merupakan hasil pengembangan haruslah relevan dan memiliki keterkaitan dengan pencapaian tujuan pembelajaran. Selain itu, pengembangan dan pemilihan bahan ajar yang akan diterapkan di ruang kelas harus berorientasi pada pencapaian standar kompetensi dan kompetensi dasaryang telah diamanatkan dalam kurikulum yang sedang berlaku.
2. Prinsip konsistensi
Prinsip konsistensi maksudnya materi yang merupakan hasil pemilihan
dan pengembangan oleh guru/instruktur harus memiliki ketegasan antara bahan ajar dengan kompetensi
dasar yang harus dikuasai siswa.
3. Prinsip kecukupan
Prinsip kecukupan, artinya bahan ajar yang digunakan dalam pembelajaran hendaknya cukup memadai dalam membantu siswa menguasai kompetensi dasar yang diajarkan. Bahan ajar yang akan digunakan harus disesuaikan tingkat keluasan sebuah kompetensi dasar dan alokasi waktu yang tersedia
E. Jenis-Jenis Bahan Ajar
Menurut Mulyasa (2013),bentuk-bentuk bahan ajar atau materi pembelajaran,antara lain:
1. Bentuk bahan ajar tercetak, Contoh: hand out, buku, modul, brosur, dan leaflet.
a. Hand out adalah pernyataan yang telah disiapkan oleh pembicara.
b. Buku adalah bahan tertulis yang menyajikan ilmu pengetahuan buah pikiran dari pengarangnya.
c. Modul adalah sebuah buku yang ditulis dengan tujuan agar peserta didik dapat belajar secara mandiri tanpa dengan bimbingan guru.
d. Brosur adalah bahan informasi tertulis mengenai suatu masalah yang disusun secara bersistem atau cetakan yang hanya terdiri atas beberapa halaman dan dilipat tanpa dijilid atau selebaran cetakan yang berisi keterangan singkat tetapi lengkap.
e. Leaflet adalah bahan cetak tertulis berupa lembaran yang dilipat tapi tidak dimatikan/dijahit.
2. Bentuk bahan ajar non cetak
a. Audio Visual, Contoh: video/film,Video Compact Disc (VCD)
b. Audio, Contoh: radio, kaset, Compact Disc (CD) audio, piringan hitam
c. Visual, Contoh: foto, gambar, model/maket.
d. Multi Media, Contoh: CD interaktif, Computer Based, Internet3
3. Bentuk bahan ajar yang berbentuk fasilitas, Contoh: perpustakaan, ruang belajar, studio, lapangan olah raga
F. Syatat Penyusunan Bahan Ajar
Merujuk dari UNESCO, kemendiknas (2008) merumuskan syarat bahan ajar yang baik. Syarat-syarat bahan ajar atau buku teks yang berkualitas diuraikan melalui kutipan berikut. Syarat-syarat bahan ajar atau buku teks yang berkualitas adalah:
a. Bahan ajar memiliki peran penting untuk mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas tinggi.
b. Bahan ajar merupakan produk dari proses yang lebih besar dari pengembangan kurikulum.
c. Isi bahan ajar memasukkan prinsip-prinsip hak asasi manusia, mengintegrasikan proses pedagogis yang mengajarkan secara damai terhadap penyelesaian konflik, kesetaraan gender, nondiskriminasi, praktik-praktik dan sikap-sikap lain yang selaras dengan kebutuhan untuk belajar hidup bersama.
d. Bahan ajar menfasilitasi pembelajaran untuk mendapatkanhasil-hasil spesifik yang dapat diukur dengan memperhatikan berbagai perspektif, gaya pembelajaran, dan modalitas berbeda (pengetahuan, keterampilan, dan sikap).
e. Memperhitungkan level konseptual, lingkungan linguistik, latar belakang dan kebutuhan pebelajar di dalam membentuk isi dan mendesain model pembelajaran.
f. Bahan ajar menfasilitasi pembelajaran yang dapat mendorong partisipasi dan pengalaman secara merata dan setara oleh semua pebelajar yang terlibat dalam proses pembelajaran, dan
g. Bahan ajar dapat dijangkau dari sisi biaya, memiliki daya tahan lama, dan dapat dapat di akses oleh semua pebelajar.
F. Kesimpulan
Bahan ajar merujuk kepada segala materi, informasi, atau alat yang digunakan untuk membantu proses pembelajaran dan pengajaran. Bahan ajar ini dapat berupa buku teks, modul, presentasi, video pembelajaran, permainan edukatif, dan berbagai jenis sumber belajar lainnya. Tujuan utama dari bahan ajar adalah untuk menyampaikan materi pembelajaran secara efektif, memfasilitasi pemahaman siswa, dan mempromosikan pembelajaran aktif dan interaktif. Bahan ajar yang baik dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan dan karakteristik peserta didik, serta mengintegrasikan prinsip-prinsip pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Dengan menggunakan bahan ajar yang relevan dan bervariasi, proses pembelajaran dapat menjadi lebih menarik, efisien, dan efektif bagi semua pihak yang terlibat.
Referensi:
- Contoh Bahan Ajar – Ruang Kolaborasi Mengajar Merdeka (kemdikbud.go.id)
- https://eprints.uny.ac.id/67711/4/4.%20Bab%20II.pdf
- Media dan Sumber Belajar PAUD Berbasis Alam ~ Bahan Ajar
- RAMA_87103_18.0.06.02.0004_0028016701_0028106601_02.pdf (unpkediri.ac.id)
- Prastowo, H. (2011). Performance evaluation of digital pen for capturing data in land information systems (LIS) (Master's thesis, University of Twente).
- Aisyah, S., Noviyanti, E., & Triyanto, T. (2020). Bahan ajar sebagai bagian dalam kajian problematika pembelajaran bahasa indonesia. Jurnal Salaka: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya Indonesia, 2(1).
- Sanjaya, M. D., Sanjaya, M. R., & Kusuma, A. B. (2020). Penyusunan Bahan Ajar Bagi Guru Mts Satu Atap Oku. JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (ABDIMAS) UNIVERSITAS BATURAJA, 1(1), 11-17.
- Mulyasa, H.E. 2013. Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013.Bandung: PT
- Remaja Rosdakarya
- Ahmadi, Abu. 2010. Konstruksi Pengembangan Pembelajaran. Jakarta: Prestasi Pustaka.
- https://www.youtube.com/watch?v=RVb2i6Hk_vg
- Teaching and Learning Materials Development (youtube.com)


Komentar
Posting Komentar